Rabu, 08 Januari 2014

Fakta dan Mitos Mie instan

Fakta dan Mitos Mie instan
selamat gini hari agan dan sista
laper habis kuliah enaknya makan mie instan nih, tapi denger-denger ada issue gak mengenakkan tentang mie instan nih, tapi setelah cukup lama browsing akhirnya ane dapet nih beberapa fakta menarik tentang mie instan yang bisa melawan semua issue yang beredar tentang mie instan ;

FAKTA vs MITOS mie instan yang sering didengar


Mitos : mie instan dilapis lilin untuk mencegah mie saling lengket, karena lilin ini mie instan berbahaya untuk dikonsumsi.



Fakta : mie instan tidak mengandung zat lilin, mie tidak saling melekat karena proses pemotongan adonan mie menjadi helaian mie, pengukusan dan penggorengan dalam minyak.

Mitos #2 : mie instant buruk bagi kesehatan karena bahaya dari kandungan natrium (sodium) yang tinggi.

Fakta #2 : untuk setiap bungkus mie instan, kadar natrium rata-rata hanya sekitar 1000-1500 mg (satu bungkus ind*mie goreng hanya punya 940 mg natrium) dan itu hanya 40-60% dari maksimal kebutuhan perhari. karena menurut depkes (luar negeri), kadar natrium maksimal yang boleh dikonsumsi hanya 2400 mg.


 Mitos #3 : katanya sih memasak mie instan ga boleh bareng bumbunya (bumbunya mengandung MSG) karena bikin kanker, di sumber sih ditulis bikin toxic.


Fakta #3 : Monosodium glutamate, atau MSG, adalah penguat rasa yang telah disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration) dan dikategorikan aman, World Health Organization (WHO) pun tidak menetapkan batasan untuk "Accepted Daily Intake (ADI)" dari MSG, dan diklasifikasikan sebagai "not specified", kategori teraman untuk makanan.
secara umum, MSG ditambahkan pada makanan sebelum, selama, atau setelah masakan jadi, MSG ini merupakan elemen makanan yang stabil, dimana tidak akan berubah struktur molekul ketika ditambahkan kedalam air mendidih.

source : http://www.mondenissin.com/main.php/..._me/truth_myth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar